Sabtu, Desember 3, 2022

Berencana Digitalisasi UMKM, Menteri Koperasi Dan UKM Teten Masduki Akan Libatkan Startup

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

 

Sateranews.com| Teten Masduki yang juga merupakan  Menteri Koperasi dan UKM RI tegaskan bakal ajak pelaku startup digital untuk mendorong program digitalisasi UMKM. Ini tertuang lewat Pahlawan Digital 2022 yang akan mengkurasi sekitar 20 perusahaan rintisan.

Saat mengisi acara Pahlawan Digital UMKM 2022, di M-Bloc Space, Senin (03/10/22) kemarin, Teten menyebutkan kedepannya, setelah dilakukan inkubasi, pendampingan, dan kurasi, Kemenkop UKM akan menggandeng startup terpilih guna mendorong akses digital UMKM. Teten percaya diri target 30 juta UMKM onboarding di 2024 bisa tercapai.

“Yang pertama nanti ada kolaborasi dengan Kementerian Koperasi, kami akan melibatkan mereka dalam program digitalisasi UMKM dan koperasi,” kata Teten Masduki,

Teten Masduki menilai kalau perusahaan rintisan digital ini memiliki peluang besar dalam segi bisnis. Misalnya, adanya potensi menarik investor guna pengembangan kedepannya. Sebagai regulator, pihaknya menyampaikan platform digital ini semakin banyak dan ini akan sangat positif bagi UMKM.

“Banyak yang akan tertarik menjadi investor, salah satunya yang ada dibelakang saya ini, jadi malah nanti mereka akan jadi target investor. Jadi tujuan kami justru itu Kami ingin platform digital ini semakin banyak dan ini akan sangat positif bagi UMKM untuk mengakses pasar, mengakses pembiayaan modernisasi bisnis proses mereka dan seperti itu,” papar Teten Masduki.

Baca Juga : Keluarga Rizky Billar Buka Suara Terkait Dugaan KDRT Terhadap Lesti Kejora

Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian BUMN, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian dalam negeri berkolaborasi mendorong tingkat digitalisasi UMKM. Ini gua mendorong rasio UMKM yang mengakses pasar digital guna memanfaatkan potensi ekonomi digital yang diprediksi tembus Rp 4.500 triliun di 2030.

- Advertisement -

Tak ketinggalan Staf Khusus Milenial Presiden Putri Tanjung mengungkap, 20 startup digital yang terpilih saat ini punya tugas lebih besar pasca adanya inkubasi dan pendampingan. Utamanya dalam menyasar akses ke UMKM.

Putri menuturkan, pasca inkubasi, startup akan menentukan target menggandeng UMKM dalam periode tertentu. Kemudian, evaluasi tingkat penyebaran aksesnya itu akan dilakukan setiap bulan.

“Jadi Pahlawan Digital ini ada KPI nya, adalah keluar dari Pahlawan Digital harus berkontribusi untuk lebih banyak lagi UMKM dan setiap bulannya akan kita tagih nih lebih banyak berpaa umkm yang ebrtambah dan dibantu,” ujar Putri.

Putri juga menjelaskan bahwa 20 besar yang sudah terpilih nantinya akan ada intens bootcamp dari praktisi, dan dari expert dan ada intens discuss dengan Kemenkop UKM. Selanjutnya akan dipilih 10 besar.

Baca Juga : Partai Nasdem Tetapkan Anies Sebagai Calon Presiden di Pilpres 2024

“Apa aja yang bisa dibantu dan kolaborasikan, dan disitu akan dipih, bisa pitching didepan semua, ada venture capital, kementerian lain juga, dan ada swasta untuk bisa kolaborasi dan bantu Pahlawan Digital ini agar banyak lagi UMKM yang dibantu,” beber Putri.

lebih lanjut Teten Masduki mengungkap alasan dia mendukung anak muda bangun UMKM, salah satu bentuk dukungannya melalui berbagai digitalisasi yang diterapkan. Teten mengisahkan banyak pelaku UMKM yang terdampak selama pandemi. Di sisi lain, digitalisasi jadi salah satu solusi yang bisa diakses oleh para pedagang yang terdampak pandemi.

“Dua tahun lalu di pandemi covid banyak anak muda yang mengembangkan inovasi yang selamatkan UMKM. Masih ingat tahun lalu warteg gak bisa jualan, warung nasi gak bisa jualan, muncul ide. Tukang jahit gak bisa usaha, bakul pasar mbok-mbok (gak bisa jualan),” beber Teten Masduki.

Munculnya beragam inovasi digital ini, menurut Menteri Teten bisa mengembangkan bisnis UMKM. Bahkan, perusahaan rintisan digital bisa membuat pasar baru di Indonesia. Ia juga menyinggung soal muncul anak-anak muda yang mengembangkan aplikasi digital yang sekarang jadi bisnis bagus.

“Saya senang visi bisnisnya, ingin tolong orang ditengah kesulitan, itu yang akan berkembang. Ini jadi solusi dan bisa membangun pengembangan bersama,” kata Menteri Koperasi dan UKM itu. (unt/sn)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

6 KOMENTAR

  1. kalau bisa perijinan umkm dan informasi pelatihan nya dibuka semacam gerai di mall-mall….tujuan nya untuk menjaring pengusaha umkm berijin….contoh gerai SIM sudah masuk mall…masa gerai untuk menuju pengusaha kecil menengah tidak ada?…mungkin sudah ada yang namanya satu pintu tetapi masyarakat lebih banyak yang ke pasar atau mall ketimbang ke kantor pemerintahan….dan juga melatih anak muda untuk dapat informasi yang lebih luas ketimbang di pemerintahan atau sekolah….

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -