Jumat, Desember 2, 2022

Diduga Terkena Serangan Drone Kamikaze Rusia, Ibu Kota Ukraina Diguncang Ledakan Hebat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
211

 

Stateranews.com| Diduga akibat serangan drone kamikaze yang dioperasikan militer Rusia, Kiev, Ibu Kota Ukraina diguncang tiga ledakan hebat hari ini, pada Senin (17/10/2022) pagi.  Rentetan ledakan terdengar di Distrik Shevchenkivskiy sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat. Satu lagi  di dekat stasiun kereta api.

Diberitakan oleh Mirror dengan mengutip telegram dari  Wali Kota Kiev Vitali Klitschko yang menuliskan  di media sosial, mengatakan beberapa properti perumahan telah rusak akibat ledakan dan tim penyelamat telah dikerahkan.

Berita Menarik : Mendagri Bakal Lantik Heru Budi Hartono Gantikan Anies, Jadi Pj Gubernur DKI Hari Ini

“Ledakan di Distrik Shevchenkiv di pusat ibu kota. Semua layanan hadir di tempat. Detailnya nanti. Peringatan udara berlanjut. Tetap di tempat penampungan!” tulis Klitschko di Telegram.

Sementara itu, Andriy Yermak, Kepala Staf Presiden Ukraina, menulis di Telegram “Rusia berpikir itu akan membantu mereka, tetapi tindakan seperti itu hanya kejang-kejang mereka.” Distrik Shevchenkivskiy juga rusak minggu lalu dalam pengeboman paling intens di Ibu Kota Ukraina sejak hari-hari awal perang.

Disampaikan juga bahwa ledakan lebih lanjut pada pekan lalu juga terdengar di seluruh Ukraina dari Lviv di barat hingga Dnipro di timur dalam serangan balas dendam oleh Presiden Rusia Vladimir Putin menyusul serangan besar di Jembatan Crimea.

Pemerintah Ukraina telah melaporkan serentetan serangan Rusia dengan drone kamikaze Shahed-136 buatan Iran dalam beberapa pekan terakhir.  Drone itu memiliki panjang 11 kaki, yang dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan 100 mph dan membawa hulu ledak eksplosif di hidungnya yang dapat menimbulkan kerusakan parah pada pemukiman.

- Advertisement -

Berita Menarik : Kenal Baru Dua Bulan, Kiki Amalia dan Agung Nugraha Bakal Menikah Tahun Ini

Disisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian membantah negaranya memasok drone Shahed-136 ke Rusia. Menurutnya, Iran belum dan tidak akan memasok senjata untuk kedua belah pihak dalam konflik Ukraina.

Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian menekankan dalam sebuah sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian luar negeri negara itu pada Sabtu seperti dikutip dari Newsweek, Minggu (16/10/022), Republik Islam Iran belum dan tidak akan menyediakan senjata apa pun untuk digunakan dalam perang di Ukraina.

Bantahan itu disampaikan setelah pernyataan muncul ketika Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina melaporkan di Facebook pada Sabtu pagi bahwa angkatan udara negara itu menghancurkan enam pesawat tak berawak “kamikaze” Shahed-136 buatan Iran semalam. (sn)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
211

10 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -