Kamis, Desember 1, 2022

Empat Langkah Keamanan Baru Rusia Telah Diumumkan Oleh Presiden Vladimir Putin

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

 

Stateranews.com| Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan langkah-langkah darurat karena ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh Ukraina dan beberapa kebutuhan dan tanggapan yang lebih efisien menghadapi ancaman itu.

Hal tersebut disampaikan Putin saat berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan Nasional. Putin mengatakan dia telah menandatangani beberapa dokumen yang merinci perubahan kebijakan. Putin kembali mengulangi tuduhan terhadap Kiev, menyatakan mereka menggunakan metode teroris terhadap Rusia.

“Pasukan Ukraina menyabotase infrastruktur penting dan melakukan pembunuhan terhadap pejabat lokal. Sama seperti nenek moyang ideologis mereka, kolaborator Hitler (Stepan Bandera), mereka mencoba menciptakan dunia kriminal, mengirim tim sabotase di tanah kami,” kata Presiden Putin.

Lebih lanjut Putin  mengklaim pejabat penegak hukum Rusia telah mencegah beberapa serangan yang direncanakan. Adapun empat langkah keamanan yang disampaikan Putin, pertama, Darurat Militer di 4 Wilayah. Putin telah memberlakukan darurat militer di empat wilayah federal Rusia yang baru yakni Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk serta Wilayah Kherson dan Zaporozhye.

Kedua,  Putin memerintahkan tindakan tingkat menengah di beberapa bagian lain Rusia barat. Wilayah itu termasuk Republik Crimea, kota Sevastopol, serta Wilayah Krasnodar, Belgorod, Bryansk, Voronezh, Kursk, dan Rostov. Rusia memberikan otoritas tambahan kepada pejabat daerah untuk memastikan keamanan dan bereaksi cepat terhadap keadaan darurat apa pun.

Ketiga, menginstruksikan pemerintah federal Rusia membentuk pusat koordinasi khusus untuk berbagai aspek krisis Ukraina, dari memperbaiki sistem senjata untuk militer hingga memberikan perawatan medis kepada orang-orang yang terluka dan memperbaiki kerusakan yang diderita kota-kota selama permusuhan.

Putin juga memerintahkan pejabat federal yang bertanggung jawab untuk berkoordinasi dengan otoritas regional untuk diberikan bantuan Moskow dalam menangani tugas dan wewenang baru mereka.

- Advertisement -

Keempat, Dukungan pada Pasukan Cadangan yang Dimobilisasi dengan serangkaian instruksi lainnya mengatakan kepada Kementerian Pertahanan untuk memastikan orang-orang yang terdaftar dalam dinas militer aktif di bawah mobilisasi parsial dibayar sesuai dengan hak mereka.

Dokumen tersebut menetapkan upah bulanan minimum 195.000 rubel (lebih dari USD 3.000) untuk setiap orang dan mengatakan kepada Kementerian Keuangan untuk mengalokasikan uang untuk kompensasi. Putin mengatakan dia bereaksi terhadap laporan kasus upah tidak dibayar tepat waktu dan menekankan pentingnya memberikan militer apa yang dibutuhkan untuk melakukan tugasnya dengan benar. (sn)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

11 KOMENTAR

  1. Tak ada negara yg paling kuat selain rusia negara kuat itu harus tunjukan kekuatan nya bukan kaya as dan nato ngaku kuat kenyataan nya ciut gk ada apa apanya di banding rusia sa dan nato berni perang paling main koroyong satu aliansi 34 negara mau lawan satu negara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -