Jumat, Desember 2, 2022

Intelijen AS Dapat informasi Dari Israel Soal Drone Iran Yang Dipakai Rusia Hancurkan Ukraina

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

 

Stateranews.com| Israel membuktikan bahwa  Iran pasok drone yang dioperasikan Rusia untuk menyerang dan menghacurkan Ukraina. Hal itu disampaikan Isaac Herzog,  Presiden Israel  seperti dilansir dari  AFP hari ini, Rabu (26/10/22). Dikabarkan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa telah mencapai kesimpulan yang sama dan  Israel telah mendorong tindakan keras terhadap Iran, yang dipandang sebagai ancaman terbesarnya.

Dikabarkan bahwa  Presiden Isaac Herzog mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Amesika Serikat Antony Blinken dalam kunjungan ke Washington di mana ia akan bertemu dengan Presiden Joe Biden pada hari Rabu ini.

“Senjata Iran memainkan peran kunci dalam mengacaukan dunia kita, dan komunitas internasional harus belajar darinya, sekarang dan di masa depan. Dunia harus berbicara dengan Iran dalam bahasa yang sama – bahasa yang keras, bersatu dan tanpa kompromi,” kata Herzog.

Presiden  Herzog dalam sebuah pernyataan mengatakan dia akan membagikan gambar yang dinilai oleh Israel yang menunjukkan kesamaan antara drone yang jatuh di Ukraina dan suku cadang yang diuji di Iran pada Desember 2021 dan ditampilkan pada eksposisi di Iran pada 2014.

Blinken, pada awal pertemuan dengan Herzog, mengatakan Amerika Serikat dan Israel berdiri bersama melawan tindakan berbahaya, destabilisasi, dan teror yang dilakukan Iran. Penyediaan pesawat tak berawak oleh Iran ke Rusia untuk memungkinkan agresi lebih lanjut terhadap Ukraina dan rakyat Ukraina menunjukkan hasil yang mengerikan di lapangan di Ukraina.

Sementara itu, Diplomat top AS itu juga mempertimbangkan kekerasan di Tepi Barat yang diduduki, di mana serangan besar-besaran pada Selasa menargetkan sebuah kelompok militan menewaskan enam warga Palestina, membawa ribuan pelayat ke jalan-jalan.

Lebih lanjut  Blinken mengatakan dia akan berbicara dengan Herzog tentang keprihatinan nyata yang kita miliki tentang kekerasan yang kita lihat di Tepi Barat. Karena itu Blinken mendesak semua orang untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencoba mengurangi kekerasan itu dan untuk menghindari tindakan atau pernyataan yang dapat memicunya.

- Advertisement -

Kunjungan Herzog terjadi  beberapa hari menjelang pemilihan kelima Israel dalam waktu kurang dari empat tahun di mana mantan perdana menteri Benjamin Netanyahu, yang memiliki hubungan tegang dengan pemerintahan Demokrat AS, sedang mencari cara untuk kembali. (sn)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -