Sabtu, Desember 3, 2022

Miliki Kedekatan Dengan Anies Baswedan, Jusuf Kalla Minta Tak Memandangnya Selalu Politis

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
21

Stateranews.com| Jusuf Kalla (JK) yakni  Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI mengakui bahwa dirinya dengan Anies Baswedan memiliki kedekatan. Karena itu, pria yang sering di panggil dengan singkatan JK meminta agar hubungannya dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak selalu dipandang politis.

“Dia kan mantan Gubernur DKI, teman lama. Jadi jangan selalu lihat politis, tapi liat sebagai nature-nya,” kata Jusuf Kalla di Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (28/10/2022).

Selanjutnya ketika ditanya soal dukungan yang akan diberikan untuk Anies setelah dinyatakan sebagai calon presiden (capres) oleh Partai NasDem, JK menjawab bahwa dirinya memiliki prinsip mendukung calon pemimpin bangsa yang baik.

“Manusia ini bukan hanya urusan politik, urusan ekonomi, urusan kita mendukung calon pemimpin yang baik,” tutur Jusuf Kalla.

Jusuf Kalla juga  berbicara mengenai kriteria capres yang baik. Menurutnya, sosok capres mesti bisa membawa bangsa ini menuju kemakmuran dan adil. Capres juga, kata dia, mesti memiliki jiwa kepemimpinan kuat sekaligus tingkat intelektualnya tinggi.

“Pemimpin harus ada kriterianya. Pemimpin bangsa yang besar ini, 270 juta penduduk pertama leadershipnya harus kuat, punya kemampuan, punya pengalaman karena kalau tidak punya pengalaman tingkat kecerdasan kemampuan yang cukup baik. Tidak perlu terlalu pintar tapi tingkat intelektualnya baik,” beber Jusuf Kalla.

Menurut penilaian  Jusuf Kalla,  seorang pemimpin mesti mengantongi rekam jejak yang baik dimasyarakat. Setelah kriteria itu ditetapkan, kata dia, barulah bisa memilih sosok yang pantas untuk Pilpres 2024 mendatang.

“Coba nanti kita ukur bagaimana Anies, bagaimana Prabowo, bagaimana Erick, Ganjar, bagaimana Puan, bagaimana, seberapa jauh syarat ini bisa dipenuhi,” ujar JK.

- Advertisement -

Selanjutnya Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI itu mengajak masyarakat menakar kompetensi para capres saat ini. Sebagai contoh, penilaian masyarakat untuk Anies pasti akan berbeda dengan partai pengusungnya.

“Mari kita susun kriterianya baru pilih orangnya, jangan langsung orangnya, (tapi) kriterianya Kenapa NasDem tunjuk Anies? mungkin NasDem berpikir kriterianya baik-baik, siapapun, tapi bagi masyarakat mari nilai secara objektif. Jangan dulu beropini anti ini, anti ini, jangan. Kriterianya mana, syaratnya apa,” papar Jusuf Kalla. (unt/sn)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
21

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -