Jumat, Desember 2, 2022

Tak Terima Gaji Saat Jalankan Tugas Kerajaan, Meghan Markle Dikabar Pernah Mengeluh

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
342

 

Stateranews.com| Istri Pangeran Harry, Meghan Markle, dikabarkan pernah secara terang-terangan menyampaikan keluhan karena tidak terima  gaji saat masih menjalankan tugas-tugas Kerajaan Inggris bersama suaminya. Meghan juga disebut memperlakukan para staf kerajaan dengan buruk.

Diberitakan oleh New York Post seperti dikutip, Senin (26/9/2022) menyebutkan bahwa dalam laporan seperti ditulis dalam buku terbaru berjudul ‘In Courtiers: the Hidden Power Behind the Crown’ yang ditulis oleh Valentine Low, penulis dan jurnalis yang telah seperempat abad melaporkan soal keluarga Kerajaan Inggris.

Dilansir  dari tulisan buku tersebut, Meghan mengeluh soal gaji disampaikan saat melakukan tur sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris bersama Pangeran Harry ke Australia tahun 2018 lalu. Buku itu menyebut Duchess of Sussex terlihat menikmati sambutan yang diterima dalam kunjungannya, namun bersikap berbeda di belakang layar.

“Meskipun dia menikmati perhatiannya, Meghan gagal untuk memahami maksud dari semua kunjungan itu, berjabat tangan dengan orang asing yang tidak terhitung jumlahnya. Menurut sejumlah staf, dia terdengar mengatakan setidaknya pada satu kesempatan, ‘Saya tidak percaya saya tidak dibayar untuk ini,” tulis Valentine Low dalam bukunya, seperti dilaporkan media Inggris, The Sun.

Baca Juga : Giorgia Meloni Dari Partai Sayap Kanan Fratelli d’Italia Calon Kuat PM Perempuan Italia

Masih menurut Valentine Low, Meghan yang berkewarganegaraan Amerika itu pernah mem-bully seorang staf kerajaan, dan terus memperlakukan para staf kerajaan dengan kasar hingga dirinya dan Pangeran Harry mengumumkan berhenti dari tugas kerajaan tahun 2020 lalu.

Valentine Low dalam bukunya juga menyebutkan bahwa Meghan, juga pernah berbicara secara kasar kepada seorang staf wanita yang masih muda. Ketika seorang penasihat senior menyampaikan keberatan soal cara staf kerajaan itu diperlakukan, menurut buku Low, Meghan mengatakan bahwa bukan tugasnya untuk menyenangkan semua orang.

- Advertisement -

“Meghan mengkritik rencana yang telah disusunnya, wanita itu memberitahu Meghan soal betapa sulitnya membuat rencana baru. Meghan dilaporkan memberitahunya, ‘Jangan khawatir. Jika ada orang lain yang bisa saya minta untuk melakukan ini, saya akan meminta mereka, bukan kamu’,” tulis Valentine Low.

Insiden itu, menurut buku Valentine Low memicu Pangeran William melakukan intervensi dan meyakinkan staf wanita itu bahwa dia telah melakukan tugasnya dengan baik. Kepala pers Duke and Duchess of Sussex, Jason Knauf, pernah mengadukan bullying oleh bosnya itu tahun 2018 sebelum mengundurkan diri dan akhirnya dipekerjakan oleh Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton.

Istana Buckingham pernah melakukan penyelidikan atas tuduhan perilaku buruk Meghan itu sekitar 18 bulan lalu, namun beberapa waktu terakhir menyatakan pihaknya tidak akan mempublikasikan hasil penyelidikan itu. Meghan sendiri telah menyangkal seluruh tuduhan bullying dan pelecehan staf yang menghujani dirinya. (sn)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
342

8 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -