Sabtu, Desember 3, 2022

Vaksin Indovac Produksi Bio Farma Siap Diekspor Setelah Dapat Izin Edar Dan Sertifikat Halal

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
51

 

Stateranews.com| Vaksin Covid-19 IndoVac  yang produksi BUMN PT Bio Farma telah mengantongi sertifikat halal dan izin edar darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  Honesti,  Direktur Utama Bio Farma Basyir menjelaskan, Vaksin IndoVac akan digunakan sebagai vaksin booster di Indonesia.

Selain digunakan di dalam negeri, vaksin IndoVac akan didonasikan ke negara-negara berpendapatan rendah atau negara miskin. Tahapan ekspor diawali dengan mendonasikan vaksin IndoVac ke sejumlah negara berpenghasilan menengah ke bawah.

“Memang ada ekspor (vaksin IndoVac). Tapi untuk tahap pertama, mungkin donasi dari Indonesia, terutama untuk negara yang low middle income countries,” kata Honesti saat keterangan hari imi, Kamis (06/10/22).

BACA JUGA : Jadi Inspektur Upacara HUT TNI Ke-77, Presiden Jokowi Didampingi Menhan Dan Panglima TNI

Dari penjelasan Honesti, skema donasi melalui kerjasama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX Facility. Ia juga menyampaikan bahwa pihak Kementerian BUMN dan Kementerian Luar Negeri juga turut andil dalam rencana itu.

Disampaikan bahwa Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Luar Negeri juga sudah mulai menjajaki komunikasi dengan negara lain yang kemungkinan membutuhkan vaksin Covid-19 IndoVac.

’’Saya belum tahu pasti, tapi mungkin beberapa negara Afrika. Mungkin saya katakan begini saja ya, kayak vaksin Polio kita kan banyak di Afrika tuh, mungkin tidak jauh beda targetnya dengan Polio itu,” ujar Honesti.

- Advertisement -

Bio Farma telah melaksanakan uji klinis Vaksin IndoVac tahap 1, 2, dan 3 sesuai dengan standar BPOM. Seperti efikasi (khasiat), keamanan, dan imunogenitas yang baik. Keamanan IndoVac dapat terlihat dari hasil uji klinis dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang bersifat ringan.

BACA JUGA : Bicara Soal Krisis Dunia Yang Semakin Berat, Prabowo Janji Akan Sejahterakan Prajurit TNI

Efeknya hanya berupa nyeri lokal di sekitar area suntik dengan tidak ada kejadian berintensitas berat. Selain itu, Vaksin IndoVac juga mampu meningkatkan titer antibodi, sehingga dapat mengurangi risiko seseorang untuk terinfeksi Covid-19.

“EUA telah dirilis oleh BPOM, selanjutnya kami siap untuk memproduksi IndoVac untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat Indonesia,” tutur Honesti.

sama seperti izin penggunaan darurat dari BPOM, saat ini  Bio Farma sedang juga tengah menjajaki izin dari Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Sehingga, bisa digunakan untuk keperluan dalam lingkup internasional.

“Selain telah mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM pada 29 September 2022, Bio Farma sedang mendaftarkan EUL ke WHO agar dapat memenuhi permintaan dari luar negeri. Tentunya sertifikat halal menjadi nilai tambah, khususnya untuk pasar negara-negara Muslim,” bebernya.

Tim riset dan pengembangan Vaksin IndoVac sejak awal telah mendesain vaksin SARS-CoV-2 ini untuk memenuhi prinsip kehalalan. Bio Farma mendaftarkan Vaksin IndoVac yang diproduksi dengan teknologi subunit protein recombinant ini ke Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) untuk audit aspek kehalalan.

BACA JUGA : Jika PDIP Ingin Menang Pemilu 2024, Wajib usung Ganjar Kader Partai Dengan popularitas Tinggi

Fasilitas produksi vaksin IndoVac telah lebih dulu mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada 9 April 2022. Sementara itu, data mutu, potensi, proses produksi zat aktif, produk jadi, dan stabilitas juga telah sesuai dengan kebijakan BPOM.

Sesuai dengan UU No. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal, penyertifikasian kehalalan sebuah produk bertujuan untuk memberikan kenyamanan, keamanan, keselamatan, dan kepastian atas ketersediaan produk halal bagi masyarakat.

Sertifikasi halal menjadi salah satu keunggulan IndoVac di pasar global setelah mendapatkan Emergency Use Listing (EUL) dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). Vaksin IndoVac produksi PT Bio Farma (Persero), Holding BUMN Farmasi, telah resmi mendapatkan sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 29 Juli 2022 lalu. (nt/sn)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
51

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -

Artikel Terbaru

- Advertisement -